by

Benarkah Bulan Shafar Adalah Bulan Sial? – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

Hai teman-teman selamat datang di website islamipos.com. Kali ini kita akan menyajikan informasi unik tentang Benarkah Bulan Shafar Adalah Bulan Sial? – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA. Kamu jangan lupa yah untuk bagikan artikel di sosial media kalian.


Cuplikan dari kajian dengan tema “Hukum Tathoyyur: Nasib Sial, Malang, Angka 13, Hari Selasa” yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.

Sumber video: Syafiq Riza Basalamah Official

========================================================

Sebagaimana bulan Muharram (Jawa: Suro) itu diyakini sebagai bulan yang keramat dan membawa sial, maka muncul pula anggapan bahwa bulan Shafar adalah bulan yang membawa sial, naas, dan penuh dengan malapetaka. Karena bulan sial, maka tidak boleh mengadakan hajatan pada bulan tersebut, atau melakukan pekerjaan-pekerjaan penting lainnya karena akan mendatangkan bencana, atau kegagalan dalam pekerjaannya itu.

Baca juga  Ceramah Ustadz Abdul Somad Lc, MA (UAS) - Amalan Malam Nisfu Sya'ban - Kajian Islam Ustadz Abdul Somad

Sungguh sangat disayangkan, sebagian kaum muslimin di negeri ini pun justru terpengaruh oleh keyakinan yang merupakan warisan dari tradisi Paganisme Jahiliyyah para penyembah berhala itu.

Menganggap sial waktu-waktu tertentu, atau hewan-hewan tertentu, atau sial karena melihat adanya peristiwa dan mimpi tertentu sebenarnya hanyalah khayalan dan khurafat belaka. Itu merupakan sebuah keyakinan yang menunjukkan dangkalnya aqidah dan tauhid orang-orang yang mempercayai keyakinan tersebut.

Alhamdulillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diutus oleh Allah subhanahu wata’ala dengan membawa misi utama berdakwah kepada tauhid dan memberantas segala bentuk kesyirikan telah menepis anggapan dan keyakinan yang bengkok tersebut. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Baca juga  Bagaimana Menghilangkan Pikiran Susah? - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

لاَ عَدْوَى وَلاَ طِيَرَةَ وَلاَ هَامَةَ وَلاَ صَفَرَ.

“Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah, tidak ada kesialan karena burung hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Shafar.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Ahmad).

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menolak keyakinan orang-orang Musyrikin Jahiliyyah yang menganggap bulan Shafar sebagai bulan sial, mereka mengatakan bahwa bulan Shafar adalah bulan bencana. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun menepis kebenaran anggapan tersebut. Bulan Shafar itu seperti bulan-bulan lainnya. Padanya ada kebaikan, ada juga kejelekan. Bulan Shafar tidak bisa memberikan pengaruh apa-apa. Bulan tersebut sama seperti waktu-waktu lainnya yang telah Allah subhanahu wata’ala jadikan sebagai kesempatan untuk melakukan amal-amal yang bermanfaat.

Baca juga  Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib - Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, MA

Sumber artikel:

========================================================

Follow Taman Surga on:

Facebook :
Twitter :
Google+ :
Instagram :
Blog :

========================================

Channel Taman Surga ini sudah tidak dimonetized, bagi yang ingin mendukung admin untuk terus menyebarkan video kajian sunnah bisa donasi melalui :

Rekening Mandiri : 13400-0730-4040 a.n Andi Gozhali W (Kode bank : 008)
Konfirmasi melalui WhatsApp : 082122266996

Jazakumullahu khairan

========================================
Gimana mas bro? kami berharap teman-teman dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi meningkat. Jangan lupa yah untuk membagikan artikel di sosial media kalian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed