by

Bolehkah Mengadakan Syukuran Rumah Baru? – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

Hai guys selamat datang di web islamipos.com. Kali ini kami akan menyajikan informasi unik mengenai Bolehkah Mengadakan Syukuran Rumah Baru? – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA. Kamu jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.


Sesi tanya jawab dari kajian dengan tema “Hukum Tathoyyur: Nasib Sial, Malang, Angka 13, Hari Selasa” yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.

Sumber video: Syafiq Riza Basalamah Official

========================================================

Adapun untuk acara makan-makan (diistilahkan dengan walimahan) dalam rangka syukur, maka ini tidak ada masalah karena acara makan-makan bukanlah masuk dalam kategori ibadah mahdhoh (ibadah murni), beda halnya dengan shalat dan membaca al Qur’an. Acara makan-makan semacam ini juga dapat memupuk ukhuwah antar tetangga dan sesama muslim, serta dapat berbagi kebahagiaan ketika itu.

Disebutkan dalam Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah,

Baca juga  Ceramah Terbaru Ustadz Abdul Somad Lc, MA - Plaza Bangkinang, Kampar - Kajian Islam Ustadz Abdul Somad

الْوَلِيمَةُ لِلْبِنَاءِ مُسْتَحَبَّةٌ ، كَبَقِيَّةِ الْوَلاَئِمِ الَّتِي تُقَامُ لِحُدُوثِ سُرُورٍ أَوِ انْدِفَاعِ شَرٍّ

“Acara makan-makan untuk rumah baru itu dianjurkan sebagaimana walimah (acara makan-makan) lainnya (seperti pada pernikahan) yang di mana walimahan tersebut dilakukan untuk berbagi kebahagiaan atau menghilangkan suatu bahaya (rasa tidak senang dari lainnya).”[Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, 8/207]

Namun perlu diberi catatann penting di sini, bahwa acara makan-makan ini bukanlah dimaksudkan untuk mendatangkan keselamatan bagi penghuni rumah atau bukan untuk mendatangkan keberkahan. Acara makan-makan ini dilakukan hanya sebagai tanda syukur atas adanya kediaman baru tersebut.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya mengenai sembelihan yang dilakukan untuk menyelesaikan pembangunan rumah. Beliau rahimahullah menjawab,

“Hal ini butuh perincian. Jika sembelihan tadi dimaksudkan untuk mengusir jin atau untuk maksud lain dari si pemilik rumah, yaitu diyakini bahwa sembelihah ini dapat mendapatkan keselamatan demikian dan demikian, maka seperti ini tentu saja tidak dibolehkan, hal ini termasuk bid’ah. Jika sembelihan tersebut disembahkan kepada jin, maka ini bisa jadi syirik akbar karena termasuk menyerahkan suatu ibadah kepada selain Allah.

Baca juga  Sikap Ketika Bertemu dengan Kaum Syiah - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

Adapun jika sembelihan tersebut dilakukan dalam rangka syukur atas nikmat Allah karena telah dimudahkan dalam pembangunan rumah, lalu si pemilik rumah mengundang kerabat, tetangga untuk makan-makan, maka seperti ini tidaklah mengapa. Inilah yang seringkali dilakukan oleh kebanyakan orang. Mereka bersyukur atas nikmat Allah karena Dia telah memberikan kemudahan untuk memiliki rumah baru tanpa mesti menyewa lagi. Semisal hal ini adalah ketika seseorang mengajak kerabat dan tetangganya selepas pulang dari perjelanan jauh. Ia mengundang mereka untuk bersyukur pada Allah atas nikmat keselamatan yang diberikan selama perjalanan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri pernah melakukan hal serupa. Ketika beliau pulang dari safar (perjalanan jauh), beliau menyembelih hewan dan mengundang yang lainnya untuk menikmati sembelihan tersebut.”[Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 5/388]

Baca juga  Kenapa Saat Ini Umat Islam Tidak Bersatu? - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

Syaikh Sholih Al Fauzan hafizhohullah menerangkan,

“Tidak mengapa melakukan acara makan-makan ketika ingin memasuki rumah baru yaitu dengan mengundang sahabat dan kerabat karena seperti ini adalah dalam rangka berbagi kebahagiaan. Namun jika acara ini dilaksanakan dengan keyakinan dapat mengusir jin, maka ini yang tidak dibolehkan. Ini adalah keyakinan syirik dan pemahaman yang rusak. Jika acara makan-makan semacam ini hanyalah adat kebiasaan, maka hukum asalnya tidak mengapa.” [Al Muntaqo min Fatawa Al Fauzan, 16/94]

Sumber artikel:

========================================================

Follow Taman Surga on:

Facebook :
Twitter :
Google+ :
Instagram :
Blog :
Gimana teman-teman? kami berharap mbak bro dapat terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed