by

Cegah Stunting, Program Sodakoh Putih Sandiaga Dimentahkan Ma’ruf Amin – ISLAMIPOS

ISLAMIPOS – Debat Pilpres 2019 yang mempertemukan Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno berlangsung pada Minggu 17 Maret 2019.

Pada segmen debat terbuka, Ma’ruf Amin melontarkan topik tentang Program Sodakoh Putih yang dilakukan Sandiaga Uno untuk mengatasi masalah Stunting. Ma’ruf menyebut program Sodakoh Putih bukanlah program tepat untuk mengatasi stunting. Sebab, program Prabowo-Sandiaga Uno itu disebut terlambat mencegah stunting sejak bayi dilahirkan. 

Baca juga  DPR RI Minta Pemerintah Kaji PMK No. 120 Tahun 2017 – ISLAMIPOS

“Istilah Sedekah Putih menimbulkan pemahaman yang mengacaukan masyarakat,” kata Ma’ruf Amin.

Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Menjawab hal itu, Sandi menyebut bahwa Sodakoh Putih adalah program partisipatif masyarakat membantu menyumbangkan susu, tablet susu, dan kacang hijau untuk pertumbuhan anak.

Baca juga  Anggaran Penyelenggaraan Pemilu Naik 61%, Ini Penyebabnya

“Masalah stunting ada tahap gawat darurat 1/3 anak-anak kekurangan asupan gizi. Program kami Indonesia emas adalah salah satu aspeknya memastikan ibu-ibu, emak-emak mendapatkan asupan protein yang cukup seperti ikan, susu, dst. Dengan program itu dapat kurangi stunting signifikan hingga 5 tahun ke depan.”

Jawaban Sandi tersebut ternyata di sanggah oleh Ma’ruf Amin, menurutnya menimbulkan perdebatan karena stunting dimulai sejak 1000 hari pertama, dan bukan setelah 2 tahun.

Baca juga  Gunung Bromo Erupsi, Abu Vulkanik Mengarah ke Probolinggo – ISLAMIPOS

“Stunting itu 1000 hari pertama sejak hamil. Apabila susu diberikan setelah 2 tahun sempurna, hal itu tidak lagi berpengaruh mencegah Stunting, maka stunting tidak bisa diatasi setelah itu. Istilah Sodakoh Putih menimbulkan pemahaman yang mengacaukan,” ujar Ma’ruf Amin.

Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed