by

Hikmah Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman – Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA

Helo mbak bro selamat datang di situs islamipos.com. Kali ini kita akan membahas informasi unik mengenai Hikmah Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman – Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA. Teman-teman jangan lupa yah untuk share artikel di sosial media kalian.


Cuplikan dari Kajian Islam “Fitnah Akhir Zaman” yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA.

Sumber video: JakartaMengaji

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Hikmah Turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam, Bukan Nabi yang Lainnya
Para ulama berusaha mengetahui hikmah turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam pada akhir zaman, sementara yang lainnya dari kalangan Nabi tidak demikian. Menurut mereka ada beberapa hikmah tentang hal itu.

a. Sebagai bantahan terhadap klaim orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Nabi ‘Isa Alaihissallam, lalu Allah Ta’ala menjelaskan kedustaan mereka. Sesungguhnya beliaulah yang akan membunuh mereka juga membunuh pemimpin mereka, Dajjal. Sebagaimana hal itu telah dijelaskan dalam pembahasan tentang peperangan dengan orang-orang Yahudi.

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menganggap bahwa pendapat ini lebih kuat daripada yang lainnya.

b. Sesungguhnya Nabi ‘Isa Alaihissallam mendapati keutamaan umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam Injil, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala:

Baca juga  Bagaimana Kita Bisa Membenci Arab Saudi? - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ

“… Dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya…” [Al-Fat-h: 29]

Lalu beliau memohon kepada Allah agar termasuk dari mereka, kemudian Allah mengabulkan do’anya dan mengekalkannya hingga dia turun di akhir zaman sebagai pembaharu bagi urusan Islam.

Al-Imam Malik rahimahullah berkata, “Telah sampai kepadaku sebuah kabar bahwa orang-orang Nasrani, jika mereka melihat para Sahabat menaklukkan Syam, maka mereka berkata, ‘Demi Allah, mereka lebih baik daripada kaum Hawariyyin menurut berita yang sampai kepada kami.”

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Mereka (Nasrani) berkata benar dalam hal itu, karena umat ini diagungkan dalam berbagai kitab terdahulu dan berbagai khabar yang ada.”

Al-Imam adz-Dzahabi rahimahullah telah memuat biografi untuk ‘Isa Alaihissallam di dalam kitabnya Tajriidu Asmaa-ish Shahaabah, beliau berkata, “Isa bin Maryam, seorang Sahabat, seorang Nabi, karena beliau melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di malam beliau diisra’kan, mengucapkan salam kepadanya, maka dia menjadi Sahabat Nabi yang terakhir meninggal.”

Baca juga  Ceramah Terbaru Ustadz Abdul Somad Lc, MA - Bukit Bismillah, Batam - Kajian Islam Ustadz Abdul Somad

c. Sesungguhnya turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam dari langit karena ajalnya yang sudah dekat agar dimakamkan di bumi. Makhluk yang diciptakan dari tanah tidak layak di kubur di selainnya. Maka turunnya bertepatan de-ngan keluarnya Dajjal, kemudian Nabi ‘Isa Alaihissallam membunuhnya.

d. Sesungguhnya dia Alaihissallam akan turun untuk mendustakan semua hal yang dikatakan oleh kaum Nasrani, lalu beliau akan menampakkan berbagai kepalsuan dalam pengakuan mereka yang bathil, dan Allah akan menghancurkan seluruh agama pada zamannya, kecuali Islam. Dia Alaihissallam akan menghancurkan salib, membunuh babi, dan menghapus jizyah (pajak).

f. Sesungguhnya keutamaannya dengan berbagai perkara yang telah disebutkan ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ، لَيْسَ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ.

“Aku adalah manusia yang paling dekat dengan ‘Isa bin Maryam. Tidak ada Nabi di antara aku dan dia.”

Baca juga  Hukum Membaca Al qur'an Bersama sama - Ust. Abdul Somad, Lc. MA - Kajian Islam Ustadz Abdul Somad

Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam orang yang paling istimewa baginya dan yang paling dekat dengannya, karena ‘Isa Alaihissallam memberi kabar gembira (umatnya) akan datangnya seorang Nabi setelahnya, dan mengajak seluruh makhluk untuk membenarkan juga mengimaninya.

Sebagaimana difirmankan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ

“… Dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, namanya adalah Ahmad (Muhammad)…” [Ash-Shaff: 6]

Demikian pula dalam sebuah hadits dijelaskan:

قَالُوْا: يَا رَسُـوْلَ اللهِ! أَخْبِرنَا عَنْ نَفْسِكَ؟ قَالَ: نَعَمْ؛ أَنَا دَعْوَةُ أَبِيْ إِبْرَاهِيْمَ بُشْرَى أَخِيْ عِيْسَى.

“Mereka (para Sahabat) bertanya, ‘Wahai Rasulullah! Kabarkanlah kepada kami tentang dirimu!’ Beliau berkata, ‘Ya, aku adalah do’anya Nabi Ibrahim dan kabar gembira yang disampaikan saudaraku, ‘Isa.’”[8] (Yaitu, do’a Nabi Ibrahim dalam surat al-Baqarah: 129, dan kabar gembira Nabi ‘Isa tentang kedatangan beliau dalam surat ash-Shaff: 66-pent.)

Sumber artikel: almanhaj.or.id/1552-pasal-ketiga-hikmah-turunnya-nabi-isa-alaihissallam-bukan-nabi-yang-lainnya.html
Gimana mbak bro? Semoga guys bisa terhibur dan pengetahuannya menjadi bertambah. Jangan lupa yah untuk membagikan tulisan di sosial media kalian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed