by

Ketum PPP Romahurmuziy Dikabarkan Ditangkap KPK? Masih Diperiksa di Polda Jatim

Tim penyidik KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini yang ditangkap adalah seorang petinggi partai politik.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, penangkapan itu dilakukan di Surabaya. Penyidik menahan sejumlah pihak, salah satunya petinggi partai politik.

Petinggi partai politik itu juga merupakan penyelenggara negara. Dia seorang legislator.

Pihak-pihak yang ditangkap KPK itu kini tengah dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa. Dalam sebuah OTT, tim KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap.

Baca juga  Apel Pemerintahan Desa adalah Inisiatif Mereka – ISLAMIPOS

KPK menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Saat ini Rommy sedang berada di Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan awal.

 Ketum PPP Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Ketum partai yang juga anggota DPR RI itu memiliki harta sebesar Rp 11.834.972.656.

Baca juga  Anak Terjebak di Dalam Lift Rumah, Denny Cagur Trauma – ISLAMIPOS

Dilihat di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), politikus yang biasa disapa Rommy itu terakhir kali melaporkan jumlah hartanya pada 19 Maret 2010. Ketika itu jabatannya sebagai anggota DPR periode 2009-2014.

Berdasarkan LHKPN, Rommy memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan dan Sleman. Totalnya yakni Rp 2.551.827.000.
Rommy juga memiliki sejumlah harta bergerak seperti alat transportasi senilai Rp 775.500.000. Selain itu ada juga harta bergerak berupa perusahaan yakni PT Dugapat Mas senilai Rp 1.478.496.000.

Baca juga  Uang Bau Disepakati, TPA Burangkeng Bisa Dibuka Kembali – ISLAMIPOS

Rommy juga memiliki harta bergerak lainnya berupa batu dan logam mulia senilai Rp 425.000.000, surat berharga senilai Rp 1.154.616.819, giro setara kas sebesar Rp 5.284.832.837 serta piutang Rp 164.700.000. Dia tercatat tidak memiliki hutang.

Sumber: Detik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed