by

Komitmen Kolaborasi untuk Bangsa

loading…

JAKARTA – Berbagai daerah di Indonesia baik provinsi, kota maupun kabupaten diharapkan lebih gencar bersinergi dan berkolaborasi agar dapat saling mendukung kemajuan pembangunan masing-masing.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan pentingnya membangun sinergitas dan konektivitas antardaerah. Dia memaparkan, setiap kepala daerah memiliki visi dan misi berbeda sesuai kebutuhan dan kepentingan daerahnya. Namun, kepala daerah tak hanya dituntut memiliki program, konsep dan gagasan untuk memajukan kemaslahatan masyarakat dan daerah. Visi-misi tadi idealnya bisa menjadi energi yang luar biasa besar dalam membangun bangsa yakni melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antardaerah.

Kolaborasi ini, kata Tjahjo, tidak hanya dengan daerah tetangga yang berbatasan tapi juga dengan daerah di provinsi maupun pulau lain. Sinergi antardaerah diharapkan memunculkan banyak inspirasi dan inovasi agar pembangunan di berbagai bidang dapat dilakukan lebih terukur dan terarah. Bentuk kerja sama antardaerah yang bisa dikembangkan misalnya dalam hal konsep pelayanan publik, kerja sama dengan pihak ketiga dan penyerapan tenaga kerja terampil.

Baca juga  Kominfo Perangi Konten Porno Pakai Kecerdasan Buatan BIGO – ISLAMIPOS

“Membangun sinergi dan membangun konektivitas antardaerah bukan hanya antara Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah. Tapi juga Jawa Timur bisa membangun konektivitas sinergi dengan Aceh dan Papua. Kabupaten Belu di NTT harus bisa membangun sinergi dengan Morotai, dengan Luwu, dengan Banda Aceh atau dengan Natuna. Membangun konektivitas dan sinergi antardaerah saya kira menjadi suatu keharusan dengan berbagai kondisi dan manfaat masing-masing,” ujar Tjahjo dalam sambutannya di acara Silaturahmi Nusantara bertajuk “Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Bangsa” yang digelar oleh Koran SINDO dan SINDOnews di Hotel Borobudur, Jakarta, tadi malam.

Tjahjo juga mengatakan, terobosan kebijakan serta inovasi dari pimpinan daerah sangat penting khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik, reformasi birokrasi dan penciptaan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha.

Secara khusus, mantan wartawan ini mengapresasi program Silaturahmi Nusantara. Silaturahmi Nusantara merupakan inisiatif Koran SINDO dan SINDOnews.com untuk mempertemukan para kepala daerah yang telah mengikuti program Indonesia Visionary Leader (IVL) dan tokoh-tokoh bangsa dalam satu forum. Forum ini menjadi ajang saling berbagi visi, bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Baca juga  Jadi Plt Ketum PSSI, Gusti Randa Bakal Jalankan Program Ini – ISLAMIPOS

Tjahjo berharap Koran SINDO dan SINDOnews.com bisa terus menjadi media arus utama yang menyajikan informasi bermutu dan terpercaya. Dia mengatakan, peran pers sebagai alat pengontrol harus terus dijaga dengan terus memberikan informasi dan kritik yang membangun. Mantan anggota DPR ini juga mendorong agar Koran SINDO dan SINDOnews.com konsisten menggelar program apresiasi kepada kepala daerah.

Tjahjo tadi malam sempat menyanyikan lagu Demi Cinta dari Kerispatih untuk memeriahkan rangkaian acara Silaturahmi Nusantara. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak tidak mau kalah. Dia juga naik ke atas panggung dan menyanyikan lagu dari Chrisye berjudul Cintaku. Setelah itu, Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berduet menyayikan lagu Kehilangan dari Firman.

Baca juga  Mengintip 'Bayi' Startup Siswa SMK, Jadi Tunanetra Bukan Hambatan – ISLAMIPOS

Dalam acara Silaturahmi Nusantara tadi malam juga digelar penganugerahan kepada para peserta IVL season 3 dan 4 yang sudah menguji visinya di Gedung Sindo, Jakarta, pada Oktober dan November 2018.

Sebelum acara ditutup, para kepala daerah membacakan Deklarasi Kebangsaan dipimpin oleh Ketua Dewan Juri IVL Sumarsono. Deklarasi tersebut terdiri atas lima komitmen. Pertama, para kepala daerah akan menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Kedua, membangun persatuan dalam perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Ketiga, membela kebenaran, keadilan dan perdamaian. Keempat, memberi keteladanan dengan dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi untuk membangun bangsa. Komitmen kelimaadalah menjadikan visi dan misi sebagai energi dalam bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan bangsa.

Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed