by

Tiga Hal yang Menyelamatkanmu dari Fitnah Dajjal, Ilumunati dan Semacamnya

Memasuki akhir zaman, keimanan umat islam akan diuji dengan datangnya Dajjal. Fitnah Dajjal merupakan fitnah yang paling besar di antara segala fitnah. Bagaimana tidak, Dajjal mempunyai kemampuan luar biasa untuk menyesatkan umat islam.

Dajjal sanggup menghidupkan kembali orang yang telah mati, menyembuhkan orang buta, dan menumbuhkan tanaman. Jika Dajjal meminta langit untuk menurunkan hujan, maka turunlah hujan.

Dajjal dapat membawa surga yang hakikatnya adalah neraka, begitu juga sebaliknya. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Dajjal mengaku bahwa dirinya adalah Tuhan yang justeru menyesatkan seluruh umat.

Begitu dahsyatnya fitnah Dajjal di akhir zaman, Rasul SAW telah memperingatkan umatnya atas fitnah Dajjal dengan menganjurkan untuk melakukan 3 amalan ini:

Pertama, berpegang teguh pada ajaran islam

Baca juga  Membaca Kembali Al-Quran, Membaca Kembali Diri Kita

Hal yang pertama dan utama untuk menghadapi fitnah Dajjal adalah dengan senantiasa berpegang teguh terhadap ajaran Islam. Selalu berada di jalan Allah SWT membuat seseorang akan terhindar dari tipu muslihat Dajjal. Dajjal buta sebelah matanya sedangkan Allah tidak. Maka dari itu, iman dan keteguhan hati terhadap Allah adalah syarat pertama terhindar dari fitnah Dajjal.

Kedua, membaca doa agar terhindar dari fitnah dajjal

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis dalam Sahih Muslim yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Apabila salah seorang kalian selesai membaca tasyahhud hendaknya ia berlindung kepada Allah dari empat perkara. Beliau membaca:

Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal. ” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Baca juga  Apakah Menonton Video Porno Membatalkan Puasa?

Ketiga, menghafal surat al-Kahfi

Abu Darda’ pernah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal” (HR. Muslim).

Lantas apa gerangan hikmah perintah membaca sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi? Ada ulama menyatakan bahwa di dalam sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi terdapat kandungan yang sangat menakjubkan.

Surat Al-Kahfi dapat mengokohkan hati pembacanya, sehingga ia takkan tersentuh fitnah Dajjal, ia takkan heran dengan kemampuan Dajjal, dan takkan terpengaruh oleh Dajjal. Dengan demikian, untuk terhindar dari fitnah Dajjal kita perlu membaca dan menghafal Surat Al-Kahfi.

Baca juga  Bila Idul Fitri Hari Jumat, Masih Wajibkah Shalat Jumat?

Di antara waktu yang baik untuk membaca surat Al Kahfi adalah saat hari Jum’at. Dalam hadis dari Abu Sa’id Al Khudri disebutkan, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah ” (HR. Ad-Darimi)

Wahai sahabat muslim, sudahkah kalian membaca dan menghafal Surat Al-Kahfi agar terhindar dari fitnah Dajjal?

Sebagai orang beriman tentu kita sudah merasakan betapa dekatnya akhir zaman. Terbukti dengan munculnya tanda-tanda hari akhir di sekitar kita. Ketiga amalan tersebut sudah seharusnya kita lakukan agar terhindar dari fitnah Dajjal yang dahayat di hari akhir.

Wallahua’lam.

Source link

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed